Peningkatan Visiblitas Usaha Mikro Kecil Menengah Melalui Optimasi Google Maps dan Pendaftaran QRIS: Best Practice di Desa Besuki Kabupaten Tulungagung

Authors

  • Rama Wahyu Sampurno UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Egista Yessandrina Setiyorini UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Aprilia Qori Aina Lestari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Muflihatul Bariroh UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.35719/9vmfyq23
Digitalization of MSMEs, Google Maps, QRIS, Social Media

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in supporting the national economy and generating employment, particularly in rural areas. However, limited digital literacy and skills remain major constraints in the effective use of technology to expand market reach and enhance competitiveness, as experienced by business actors in Besuki Village, Tulungagung Regency. This community engagement program aimed to enhance the digital literacy and skills of MSME actors through participatory and practical mentoring. The Participatory Action Research (PAR) method was employed to ensure partners' active involvement at every stage of the program, from planning and implementation to evaluation. The program involved 15 MSMEs from various sectors and was conducted intensively and collaboratively to promote partners’ independence in adopting digital technologies. The results indicate an improvement in participants’ understanding and skills in utilizing digital platforms for promotion and transactions. Most partners were able to actively manage their digital business presence through Google Maps, QRIS, and social media, indicating that participatory-based digitalization mentoring is effective in expanding market access and strengthening business sustainability in rural areas.

Keywords: Digitalization of MSMEs, Google Maps, QRIS, Social Media.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan strategis dalam menopang perekonomian nasional dan penciptaan lapangan kerja, khususnya di wilayah pedesaan. Namun, keterbatasan literasi dan keterampilan digital masih menjadi kendala utama dalam pemanfaatan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing, sebagaimana dialami oleh pelaku usaha di Desa Besuki, Kabupaten Tulungagung. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas literasi serta keterampilan digital pelaku usaha melalui pendampingan partisipatif dan aplikatif. Metode Participatory Action Research (PAR) digunakan untuk memastikan keterlibatan aktif mitra pada setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Program ini melibatkan 15 UMKM dari berbagai sektor dan dilaksanakan secara intensif dan kolaboratif guna mendorong kemandirian mitra dalam mengadopsi teknologi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi dan transaksi. Sebagian besar mitra telah mampu mengelola kehadiran digital usaha melalui Google map, QRIS dan media sosial secara aktif yang mengindikasikan bahwa pendampingan digitalisasi berbasis pendekatan partisipatif efektif dalam memperluas pasar dan memperkuat keberlanjutan usaha di kawasan pedesaan.

Kata kunci: Digitalisasi UMKM, Google Maps, QRIS, Media Sosial.

31-12-2025

Downloads

31-12-2025

How to Cite

Peningkatan Visiblitas Usaha Mikro Kecil Menengah Melalui Optimasi Google Maps dan Pendaftaran QRIS: Best Practice di Desa Besuki Kabupaten Tulungagung. (2025). Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom, 5(2), 75-86. https://doi.org/10.35719/9vmfyq23

Similar Articles

11-20 of 30

You may also start an advanced similarity search for this article.