Inovasi Pengelolaan Sampah Melalui Pemanfaatan Drum Oli Bekas sebagai Incinerator Sampah Minim Asap

Authors

  • Fikri Apriyono UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Faradys Basmalah Alfaqod UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Vania Izzah Aprilia UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Nova Oktavia Eka Wardana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Kurnia Sari UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Wardatus Sakiyah UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Putri Ajeng Pratiwi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Novi Nur Amalia UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Fithrotur Robi’ah Aladawiyah Syamsul Hadi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Muchammad Nur Haqikad UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Ayu Wulandari UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Nabilla Faizah UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Durrotul Fachiroh UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Muhammad Yunus UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Vian Afdlolus Solihin UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Mohammad Firmansyah UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

DOI:

https://doi.org/10.35719/e6x0ft25
Low-Smoke Incinerator, Waste Management, Rural Community

One of the main problems in Bataan Village, Bondowoso Regency, is an inadequate waste management system due to the absence of easily accessible temporary waste disposal facilities and limited waste collection services. This condition encourages some residents to dispose of waste into rivers or burn it openly, resulting in environmental pollution. This activity aims to: (1) provide a more controlled and efficient waste management alternative compared to open burning, (2) enhance community understanding and participation in waste management, and (3) examine the effectiveness of simple technology in reducing smoke pollution. The method employed was Participatory Action Research (PAR), involving the community in problem identification, planning, and implementation, as well as evaluation. The results of the community service program indicate the successful construction of a simple incinerator made from used drums with a capacity of approximately 200 kg per cycle. Based on visual observations, the device significantly reduced smoke intensity compared to conventional burning practices. Socialization and demonstration activities also increased community participation, as reflected in the regular use of the incinerator and a reduction in waste volume around the installation site.

Keywords: Low-Smoke Incinerator, Waste Management, Rural Community

Salah satu permasalahan di Desa Bataan, Kabupaten Bondowoso, adalah sistem pengelolaan sampah yang belum memadai akibat ketiadaan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) yang mudah dijangkau dan terbatasnya layanan pengangkutan sampah. Kondisi ini mendorong sebagian masyarakat membuang sampah ke sungai atau membakarnya secara terbuka, sehingga menimbulkan polusi. Tujuan kegiatan ini adalah: (1) menyediakan alternatif pengelolaan sampah yang lebih terkontrol dan efisien dibandingkan pembakaran terbuka, (2) meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, dan (3) menguji efektivitas teknologi sederhana dalam menekan polusi asap. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan masyarakat secara aktif sejak tahap identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan keberhasilan pembuatan incinerator sederhana berbahan drum bekas dengan kapasitas sekitar 200 kg per siklus. Berdasarkan pengamatan visual, alat ini mampu menurunkan intensitas asap secara signifikan dibandingkan pembakaran konvensional. Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi penggunaan incinerator juga meningkatkan partisipasi warga, yang ditunjukkan oleh pemanfaatan alat secara berkala serta berkurangnya volume sampah di sekitar lokasi penempatan.

Kata kunci: Incinerator Minim Asap, Pengelolaan Sampah, Masyarakat Desa

31-12-2025

Downloads

31-12-2025

How to Cite

Inovasi Pengelolaan Sampah Melalui Pemanfaatan Drum Oli Bekas sebagai Incinerator Sampah Minim Asap. (2025). Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom, 5(2), 123-136. https://doi.org/10.35719/e6x0ft25

Similar Articles

21-30 of 58

You may also start an advanced similarity search for this article.